Apa itu Pilates?

Pilates adalah suatu metode olahraga yang dikembangkan oleh Joseph Pilates pada awal abad ke-20. Metode ini difokuskan untuk kelenturan serta fleksibilitas pada seluruh bagian tubuh. Olahraga ini dapat memperbaiki postur tubuh yang kurang sempurna dan juga masalah-masalah yang berhubungan dengan kelainan tulang belakang.

Gerakan Pilates

Pilates adalah penggabungan seni olah tubuh dari dunia Timur dan dunia Barat dan sepintas mirip seperti yoga. Namun gerakan2 pilates juga menggunakan alat dalam gerakan2 tertentu. Selain itu pilates memiliki teknik pernapasan khusus yang dipraktekkan dalam setiap gerakan. Teknik nafas yang digunakan tidak dengan perut atau dada, melainkan dengan diafragma, sekat antara dada dan perut.

Menurut Joseph Pilates, pencipta 34 gerakan dasar senam sejak tahun 1920, terdapat prinsip utama di dalamnya, meliputi:
• konsentrasi
• pernapasan
• pemusatan gerakan
• kontrol gerakan
• presisi dalam melakukan gerakan
• isolasi terhadap otot yang dilatih
• rutinitas

Gerakan pilates banyak melatih otot-otot perut, punggung bagian bawah, sekitar panggul, dan bokong, yang disebut core muscle. Otot-otot yang dilatih bukan hanya otot luar, tetapi juga otot dalam (deep muscle) yang jarang dijadikan fokus latihan senam biasa. Pemberdayaan otot dalam tubuh akan berdampak pada kekuatan dan fleksibilitas otot yang lebih baik.

Gerakan dalam pilates terlihat ringan dan mudah, namun bagi pemula akan terasa relatif sulit. Gerakan pilates tidak dilakukan berulang-ulang seperti halnya gerakan saat aerobik. Hal yang dipentingkan saat berpilates adalah akurasi (ketepatan) gerakan dan cara mengatur napas. Kondisi inilah yang menyebabkan seseorang perlu berkonsentrasi penuh saat melakukan pilates.

Karena bukan latihan kardio, pilates tak menguras keringat atau memacu denyut jantung dan harus dilakukan dalam frekuensi lumayan sering. Yang dilatih adalah core muscle, yakni otot2 perut, punggung bagian bawah, sekitar panggul, dan bokong.

Siapa yang bisa melakukannya?

Pilates disarankan hanya dilakukan oleh orang dewasa, bukan anak-anak atau remaja yang masih mengalami masa pertumbuhan. Sangat disarankan agar pilates dilakukan di bawah pengawasan instruktur yang memiliki sertifikat dari sekolah atau akademi terpercaya. Biasanya mereka memasang sertifikat itu di studionya. Keahlian seorang pelatih sangat diperlukan untuk menghindari risiko cedera yang relatif dialami saat melakukan jenis olahtubuh lain.

Pada wanita hamil?

Senam hamil Metode Pilates dianjurkan sejak kehamilan berusia trimester pertama alias 1-3 bulan. Meski tampaknya mudah dilakukan, namun ibu hamil harus dibantu oleh pelatih agar tak melakukan salah gerakan. Gerakan senam Pilates dipusatkan pada otot-otot yang berfungsi pada proses persalinan. Makanya disarankan untuk mulai melakukan sejak kehamilan usia muda.

Apa sih sebenarnya manfaat senam Pilates?

Tak lain untuk mendapatkan kekuatan dan kelenturan tubuh serta melatih pernapasan. Senam Pilates juga dapat memperbaiki tubuh dan pikiran, melancarkan peredaran darah, membuat lebih rileks dan fleksibel. Bosnusnya selain bentuk tubuh menjadi lebih baik, badan juga menjadi bugar.

Senam pilates bukanlah senam untuk program penurunan berat badan, meskipun mungkin saja bobot tubuh juga bisa berkurang. Senam pilates lebih mengarah pada pembentukan postur tubuh yang baik.

Dengan pilates, tubuh memiliki kekuatan, lebih stabil, dan fleksibel untuk bergerak. Tubuh akan lebih ringan dan luwes dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Senam ini juga digunakan untuk menguatkan otot bagi orang yang cedera. Bagi ibu hamil, manfaat utama melakukan senam Pilates adalah untuk memperkuat otot2 dan sendi, terutama otot bagian perut dan dekat tulang punggung. Jadi manfaat dari senam hamil metode Pilates antara lain untuk membantu proses melahirkan, membuat ibu hamil lebih bugar serta mempertahankan bentuk tubuh baik selama kehamilan maupun setelah melahirkan.

   Artikel Yang Lain

Jika anda mempunyai pertanyaan lebih lanjut, silahkan kirim kepada kami pesan melalui form berikut :

Comments are closed.