Karakteristik Memori Otak Manusia

 

Otak manusia adalah pusat dari sistem saraf manusia dan merupakan organ yang sangat kompleks. Terdapat dalam tempurung kepala, ia memiliki struktur umum yang sama seperti otak mamalia lain, tetapi tiga kali lebih besar dari otak mamalia walaupun dengan ukuran tubuh setara. Misteri sains ini harus dapat dibedah sejelas mungkin.
Apa Karakteristik Memori Otak Manusia
1. Indra. Kita mengingat hal-hal yang melibatkan lima indra kita. Jadi, lebih mengaktifkan indra akan semakin mudah akan mengingat.
2. Intensitas. Ketika ada sesuatu yang lebih intens lucu, seksual, absurd, dll cenderung menonjol dalam ingatan kami.
3. Hal posisi. Masalah yang membosankan dan tidak orisinal lebih sulit untuk diingat karena ada masalah kemampuan untuk membedakan mereka dari semua kenangan lainnya.
4. Emosional – amigdala, mirip kacang bulat di bagian tengah otak – bertindak sebagai penjaga pintu gerbang, jadi ketika sesuatu terjadi yang memiliki kandungan emosional tinggi – positif atau negatif – amygdale mengatakan, “Ini penting” dan kita cenderung lebih mudah mengingatnya.
5. Survival – otak adalah jaringan untuk bertahan hidup. Ini berarti bahwa apa pun yang kita anggap penting untuk kelangsungan hidup kita akan diingat lebih mudah. Survival dapat mencakup, kelangsungan hidup emosional, psikologis dan kelangsungan hidup keuangan.
6. Kepentingan pribadi – kita mengingat hal-hal yang secara alami menarik minat kita dan yang berkaitan dengan kepentingan pribadi.
7. Pengulangan – semakin sering kita mengingat kembali informasi, semakin mudah diingat jika ada permintaan.
8. Pertama dan terakhir – otak kita paling mudah mengingat hal-hal dari awal dan akhir dari setiap sesi atau kuliah.

Tingkatkan Memori Otak Dengan Terapi Sengatan Listrik
Sengatan listrik ternyata mampu meningkatkan memori seseorang. Pengobatan ini dapat merangsang kinerja saraf korban stroke. Para peneliti menemukan sedikit peningkatan kinerja otak yang berfungsi ‘recall’ memori sebesar 11%. Cara ini merangsang saraf tertentu di otak saat seseorang mencoba mengingat sesuatu.

Perawatan ini jika dikembangkan bisa dimanfaatkan bagi penderita stroke atau penyakit yang memudarkan memori, terutama pada manusia lanjut usia.

Studi yang dilakukan oleh psikolog di Temple University, Philadelphia ini menawarkan solusi bagi penderita lupa nama seseorang.

“Kami tahu bahwa banyak orang yang memiliki memori buruk. Namun, kami sebelumnya tidak tahu bagaimana membuat mereka merasa lebih baik,” kata psikolog pemimpin studi ini, Ingrid Olson.

Temuan tersebut menjanjikan pengobatan terapi bagi rehabilitasi memori. Apalagi, menurut Olson, umur yang bertambah semakin membuat sistem saraf otak melemah.

Pengobatan tersebut menggunakan sengatan listrik kontroversial yang biasa digunakan pasien sakit mental.

Dalam studi, ilmuwan melakukan stimulasi elektroda pada kulit kepala relawan untuk merangsang lobus anterior temporal pada otak. Ini adalah bagian yang berkaitan pada memori pengingatan gambar serta sinkronisasi kata.

Relawan awalnya mengaku ingat wajah namun tidak dapat mengingat nama. Rangsangan listrik mampu meningkatkan memori sebanyak 11% dalam perawatan sekitar satu jam.

Sumber: www.q-bonk.com

   Artikel Yang Lain

Jika anda mempunyai pertanyaan lebih lanjut, silahkan kirim kepada kami pesan melalui form berikut :

Comments are closed.